Kejadian Naas Yang Terjadi Di Kota Manado Sekitar Tahun 2013

Kejadian Naas Yang Terjadi Di Kota Manado Sekitar Tahun 2013

Jika mengatakan orang baik, pada dasarnya semua orang baik. Semua orang lahir dengan segala kepolosan yang ada. Dan dia hanya menjadi seseorang yang seperti ini karena dia menirukan semua yang ada di sekitarnya. Jadi saat ada orang yang rasanya tegas, keras, emosian dan sebagainya. Bukan berarti dia jahat. Dia hanya menjadi seperti itu karena lingkungannya dan perjalanan hidupnya. Tapi jika dibilang baik, semua baik. Jadi orang yang berempati dan bersimpati ini adalah relatif.

Kejadian Naas Yang Terjadi Di Kota Manado Sekitar Tahun 2013

Ada orang baik, tapi belum tentu dia memiliki empati dan sikap simpati. Tapi jika dia memiliki sikap simpati atau empati, sudah pasti dia memiliki hati yang baik. Seperti salah satu kejadian di kota Manado. Itu kira-kira terjadi pada tahun 2013. Saat itu hujan deras terjadi berhari-hari, sehingga mengakibatkan banyak titik di kota Manado menjadi lumpuh. Banjir dan tanah longsong terjadi dimana-mana. Dan listrik padam sampai berhari-hari. Dan karena kejadian tersebut banyak sekali kerugian baik dalam bentuk material sampai korban jiwa. Dan di salah satu perumahan mewah citraland. Di beberapa bagian di citraland mengalami kelumpuhan.

Dan ada beberapa rumah yang hancur karena gempa. Dan katanya di daerah tersebut memiliki tanah yang tidak cocok untuk membangun rumah. Sehingga saat gempa bumi yang sedikit keras bisa membuat rumah roboh. Dan ada salah satu rumah 2 tingkat, runtuh. Dan kebetulan didalam ada tinggal 2 orang perempuan kakak adik. Adiknya seorang siswa SMP yang sedang libur dan berlibur di rumah kakaknya. Dan kakak perempuannya bekerja sebagai salah satu staff bank. Dan kakaknya yang sedang mandi di lantai 1 mengalami rumahnya roboh. dan setengah badannya telah terkubur dengan bebatuan. Jadi dari dada sampai keatas telanjang dan terlihat. Dan di belakang perempuan tersebut masih ada dinding besar. Masyarakat langsung mengerumungi si wanita ini.

Dia sudah teriak minta tolong. Dan dia bilang kakinya seperti tertusuk. Semua orang shock, ingin menolong, tapi mereka takut saat mereka memindahkan puing-puing beton, beton besar di belakang wanita tersebut bisa roboh dan menimpah kepada semuanya. Sehingga mereka tidak berani melakukan apa-apa sampai mobil pengangkut datang. Jadi selama berjam-jam mereka melihat wanita tersebut berteriak minta tolong sampai dia mati karena kehabisan darah. Dan saat mobil pengangkut memindahkan puing-puing tersebut, ternyata tidak apa-apa. Dinding di belakang wanita tersebut tidak roboh. Jadi jika mereka sejak awal membantu membantu memindahkan puing-puing tersebut, bisa saja wanita tersebut terselamatkan. Dan setelah di evakuasi, kaki wanita tersebut tertusuk besi bangunan di betis, sehingga dia meninggal karena kehabisan darah.